Kurang Tidur Malam Tak Bisa Diganti Siang Hari
Tidur adalah suatu kegiatan yang sangat individual dan setiap orang terkadang memiliki waktu tidur yang berbeda-beda. Hal terpenting adalah seseorang merasa segar atau tidak saat bangun tidur.
Seseorang akan merasakan tidur yang sehat jika ditandai dengan waktu tidur yang teratur setiap harinya, terasa segar saat bangun di pagi hari dan tidak merasa ngantuk di siang harinya. Jika tidak merasakan hal ini, maka kemungkinan saat tidur malam harinya tidak sampai ke stadium tidur yang dalam sehingga regulasi tubuhnya tidak terjadi.
Ada anggapan jika malamnya begadang maka waktu tidurnya bisa diganti dengan bangun lebih siang. Ternyata waktu tidur malam tak bisa diganti dengan tidur lebih lama dipagi harinya atau tidur siang.
“Tidur di malam hari adalah suatu regulasi yang teratur dan sudah terpola dengan baik. Karena beberapa hormon tertentu hanya muncul dan bekerja saat malam hari sja.” ujar DR dr Nurmiati Amir, SpKJ (K).
Jika seseorang tidak tidur pada malam hari maka hormon pertumbuhan dan hormon imunitasnya tidak akan muncul, dan hormon ini tidak bisa digantikan jika orang tidur saat siang hari. Karena kedua hormon ini hanya akan muncul saat malam hari maka jika seseorang memiliki pola tidur yang terbalik yaitu tidur saat siang hari, pertumbuhan dan sistem kekebalan tubuhnya akan terganggu.
Jika seseorang sulit tidur di malam hari, cobalah untuk mematikan lampu yang berguna untuk merangsang keluarnya hormon melatonin lebih cepat yang bisa membuat seseorang merasa rileks dan mengantuk.
Sumber : www.detik.com
